Jangan mengomentari makanan

dilarang mengomentari makanan"

Salah satu diantara cara Allah untuk meyakinkan umat manusia ttg kbnaran para nabi yg di utus, Allah brikan bkal kpda mrka brupa mukjizat,diantara mukjizat tsb spt contoh nabi musa alaihi salam menghadapi raja fir'aun mukjizat nabi musa salah satunya tongkat yang bisa membelah lautan, masya Allah coba di pikirkan hanya sebuah tongkat bisa membelah lautan,bgtu luar biasanya mukjizat yg Allah berikan kepada utusanNYA, begitupun dg nabi Muhammad mukjizatnya berupa Al qur'an yg bsa meluluhkan hati org musyrik jika membacanya, keindahan akhlak beliau sungguh luar biasa, sahabat yg brnama abu hurairah menceritakan nabi tidak pernah mencela makanan sedikitpun, jika nabi suka maka nabi memakannya tetapi jika nabi tidak suka maka nabi tidak memakannya..
Saat nabi berkunjung di rumah salah 1 sahabatnya beliau di beri daging dhab(kadal gurun) beliau tidak memakan,salah 1 sahabt bertanya "wahai Rasulullah kenapa tidak di makan" apa jawab Rasulullah maaf di kampung saya tidak ada daging dhab. Rasulullah menolak dg cara halus dg tidak spt manusia yg selalu mengomentari makanan tidak ah ini menjijikan(misalnya) naudzubillahi min dzalik
Bagaimana dg kita??? Yg selalu mengomentari makanan ini keasinan,kurang pedas dll.. bagaimana prsaan orang yg tlah memaskan makanan utk kita spt halnya ibu kita bangun pagi di saat kita blm bangun bliau memasak makanan supaya anaknya tidak kelaparan kadang beliau rela tidak makan demi anaknya tetapi kita malah menghina makanan tsb,gimana perasaan hati orang tua kita??? Bersyukur masih bisa makan..


Wallahu a'lam smga brmanfaat

Barakallahu fiikum

Comments

Popular posts from this blog

Jurnal psikologi bahasa inggris beserta terjemahannya dalam bahasa indonesia

review jurnal psikologi perkembangan “Hubungan Antara Kematangan Emosi dengan Kecenderungan Memaafkan Pada Remaja Akhir”

contoh review jurnal psikologi pendidikan